5 Cara Menumbuhkan Rasa Percaya Diri Anak

By | Category: Parenting
Menumbuhkan percaya diri anak

Anak merupakan harta yang berharga bagi orang tua. Untuk itulah orang tua akan melakukan segala cara agar anak bisa tumbuh dengan baik dan memiliki sifat yang bisa diandalkan. Salah satu sifat wajib yang dimiliki seseorang adalah sifat percaya diri.

Untuk membentuk rasa percaya diri, maka dimulai dari sejak kecil. Orang tua perlu menumbuhkan rasa percaya diri pada anak sejak kecil.

Lalu bagaimana caranya? Berikut ulasan tentang cara menumbuhkan rasa percaya diri pada anak.

1. Selalu berkomunikasi pada anak

Hal pertama yang harus dilakukan untuk menumbuhkan rasa percaya diri pada anak yaitu dengan selalu berkomunikasi dengan anak. Jangan sampai anak Anda merasa kesepian dan tidak memiliki teman atau tempat untuk bercerita.

Jika anak tidak suka bercerita maka pancinglah ia, buatlah agar dia mau bercerita. Selain bisa menambah keterampilan anak dalam berkomunikasi, bercerita juga bisa membuat anak lebih percaya diri.

Ada juga beberapa anak yang dibully karena penampilan fisik atau faktor lain. Dengan sering berkomunikasi dan mengajak anak cerita, Anda bisa tahu masalah mereka. Anda pun bisa memberi pengertian pada anak tentang hal yang menjadi sebab mereka dibully.

Jika orang tua percaya dan selalu ada untuk anak, perkembangan anak pasti berjalan dengan baik. Anak juga akan lebih percaya diri.

2. Tidak memarahi anak

Jika anak berbuat salah, jangan langsung dimarahi tapi tanyakan dahulu mengapa ia berbuat demikian. Tanyakan baik-baik dan berilah pengertian bahwa hal yang dilakukan itu salah dan tidak baik. Anda tidak boleh memarahinya karena memarahi anak membuat anak ketakutan jika ingin berbuat sesuatu.

Anak pasti berpikir ulang jika ingin melakukan suatu hal karena takut akan kemarahan Anda. Dan hal tersebut ternyata bisa membuat anak tidak percaya diri saat bertindak. Jadi memarahi anak itu sama saja membunuh rasa percaya diri pada anak.

Mungkin para orang tua bertanya, “Bukankah anak menjadi nakal dan mengulang kebiasaan buruk kalau tidak dimarahi?”

Hal tersebut sebenarnya tidak tepat karena semua tergantung cara orang tua mendidik anak. Anak yang dimarahi pun kadang masih melakukan kesalahan yang sama. Jika Anda takut anak akan bertambah nakal dan melakukan kesalahan yang sama, maka terapkan hukuman, jangan dimarahi.

Dengan hukuman maka anak akan menjadi jera. Namun hukumannya yang mendidik. Jangan sampai memberi hukuman yang terlalu kejam atau terlalu sadis karena tidak baik untuk perkembangan anak.

Anda juga harus pintar-pintar memberi pengertian pada anak tentang akibat buruk dari kesalahan yang dilakukan anak. Intinya hindari marah-marah pada anak.

3. Temukan bakat anak

Cara menumbuhkan rasa percaya diri pada anak selanjutnya yaitu dengan menemukan bakat anak. Cobalah untuk menemukan hal yang disukai dan dikuasai oleh anak. Dengan mengetahui hal yang disukai dan dikuasai, anak akan lebih memfokuskan diri dengan hal tersebut.

Anak pun memiliki sesuatu yang bisa mereka andalkan dan banggakan. Bakat tersebut tentunya membuat anak lebih percaya diri di depan teman-temannya ataupun di depan orang lain. Menemukan bakat anak sejak dini juga dapat membuat anak mengetahui apa cita-citanya atau hal yang ingin ia lakukan di masa depan.

Anak yang memiliki cita-cita tentu berbeda pemikirannya dengan mereka yang tidak memiliki cita-cita. Anak yang memiliki cita-cita pasti akan lebih percaya diri, lebih rajin, dan lebih fokus pada hal yang dicita-citakan.

4. Beri motivasi dan dukungan pada anak

Saat anak mengalami kejadian yang kurang baik, maka Anda sebagai orang tua sebaiknya memberikan motivasi dan dukungan pada anak. Berilah motivasi pada anak dan katakan pada mereka bahwa semua akan baik-baik saja.

Anak kecil biasanya masih sangat bergantung dan percaya sepenuhnya pada orang tua. Sehingga kata-kata bermakna dari Anda bisa membuat mereka lebih baik dan lebih percaya diri.

Hal-hal baik yang Anda sampaikan kemungkinan besar juga akan bertahan lama dan diingat sampai mereka beranjak dewasa. Selain memberi motivasi, Anda juga wajib memberi dukungan. Dukung semua kegiatan dan hal yang disukai anak asal tidak bertentangan dengan prinsip hidup yang Anda terapkan.

5. Tanamkan rasa bersyukur

Cara menumbuhkan rasa percaya diri pada anak yang terakhir yaitu dengan menanamkan rasa bersyukur. Sering-sering lah memberi nasehat pada anak bahwa ada yang jauh di bawah dia jadi dia harus selalu bersyukur atas semua hal yang dialami.

Mungkin untuk anak kecil perkataan tersebut susah dicerna, jadi Anda harus menjelaskannya dengan suatu cerita yang mudah dipahami anak.

Dengan selalu bersyukur, anak akan merasa bahwa dia sebenarnya memiliki kelebihan yang tidak dipunyai orang lain sehingga dia akan menjadi lebih percaya diri. Selain itu rasa bersyukur juga dapat membuat anak tidak mudah mengeluh.

Demikian tadi lima cara menumbuhkan rasa percaya diri pada anak. Intinya orang tua sangat berperan penting dalam hal satu ini. Jadi Anda harus selalu ada untuk anak dan selalu memberi nasehat serta dukungan pada mereka.

Anak pasti akan merasa lebih percaya diri jika orang tuanya percaya padanya dan selalu mendukungnya. Semoga bermanfaat!

Artikel Terkait: