10 Penyebab Susah Hamil Anak Kedua

By | Category: Kehamilan
Ilustrasi penyebab susah hamil anak kedua

Tidak sedikit kasus dari pasangan suami istri yang mengeluhkan tentang sulitnya program hamil untuk anak kedua mereka.

Memang, tidak menjadi jaminan bahwa mudahnya memiliki anak pertama membuat Anda juga mudah memiliki anak kedua, ketiga dan selanjutnya.

Padahal Anda sudah mencoba berbagai cara seperti misalnya menghentikan program KB, mengonsumsi pil hormon atau bahkan berkonsultasi dan checkup dengan dokter spesialis.

Selain beberapa faktor lain dan kondisi tertentu, memungkinkan bila terjadi masalah infertilitas sekunder yang dapat dialami oleh pihak suami ataupun istri.

Berikut ini adalah masalah yang dapat terjadi sebagai penyebab susah hamil anak kedua.

1. Usia

Beberapa studi mengatakan bahwa kesuburan seorang wanita akan mengalami penurunan pada usia 30 tahun. Selain itu, aktivitas hormonal juga akan mulai menurun saat wanita menginjak usia 35 tahun.

Jadi, jika Anda saat ini telah berada pada usia 30 tahun, maka Anda sudah melewati masa puncak usia kesuburan.

Meskipun begitu, perhitungan ini bukanlah perhitungan yang saklek dan mutlak terjadi. Karena pada beberapa kasus, banyak juga wanita yang hamil saat mereka berada pada usia 40 tahun.

2. Gangguan hormon

Salah satu gangguan hormon yang dapat menyebabkan fertilitas menurun adalah polycystic ovary syndrome. Gangguan hormon tersebut dapat membuat wanita sulit hamil.

Utamanya jika hormon yang tidak stabil adalah hormon reproduksi yang memiliki tanggung jawab penuh pada proses dan sistem reproduksi di dalam tubuh.

3. Stres

Stres yang dialami pada pria atau wanita menyebabkan terjadinya susah hamil anak kedua  karena kondisi kedua belah pihak yang tidak stabil.

Pada wanita, stres berdampak langsung pada siklus menstruasi yang menjadi tidak teratur dan kematangan sel telur yang menjadi terganggu. Sedangkan pada pria, stres dapat mempengaruhi jumlah dan morfologi sperma.

Baca juga: 9 Cara Menghilangkan Rasa Bosan Pada Suami

4. Kualitas dan kuantitas sperma menurun

Tidak hanya dari faktor wanita saja, pria juga dapat menjadi penyebab susahnya pasangan memiliki anak lagi.

Jumlah sperma yang menurun atau kurangnya kualitas sperma dapat menyebabkan tidak terjadinya pembuahan.

Umumnya pria memiliki masalah tersebut saat mereka berada di usia sekitar 40 tahun. Selain itu, gaya hidup yang tidak sehat atau stres seperti yang disebutkan sebelumnya, juga dapat membuat pria di usia mudah mengalami hal yang serupa.

5. Kehamilan pertama bermasalah

Permasalahan atau banyaknya komplikasi yang timbul saat hamil pertama bisa jadi menjadi penyebab sulitnya memiliki anak kedua dan selanjutnya.

Misalnya saja, saat seorang ibu mengalami perkembangan infeksi di saluran indung telur atau mengalami peradangan panggul saat proses persalinan anak pertama.

Tentu hal tersebut dapat membuat penurunan fertilitas untuk proses kehamilan berikutnya.

Baca juga: 10 Cara Alami Meningkatkan Kesuburan Wanita

6. Penyumbatan karena fibroid

Ada kalanya sistem firboroid menyebabkan susah hamil anak kedua. Fibroid dapat tumbuh dengan cukup besar sehingga mengakibatkan tertutupnya jalan bagi telur yang telah matang untuk berjalan menuju ovarium.

Kejadian ini umum terjadi pada wanita yang berusia di akhir 30 tahun atau awal 40 tahun. Penyumbatan yang disebabkan oleh fibroid ini dapat diatasi dengan mengonsumsi obat maupun operasi.

7. Kehamilan ektopik

Kehamilan jenis ini juga dikenal dengan hamil di luar kandungan. Maksudnya adalah seseorang yang memiliki sel telur yang sudah dibuahi, namun alih-alih menempel pada rahim, sel telur tersebut malah menempel di tempat yang lain.

Sehingga saat seorang wanita mengalami kehamilan ektopik saat hamil anak pertama, maka kesempatan untuk memiliki anak kedua akan menurung. Hal ini dikarenakan kehamilan ektopik dapat menyebabkan rusaknya tuba falopi dan menimbulkan terbentuknya jaringan parut.

8. Masalah tiroid

Hormon tiroid memiliki fungsi yang sangat penting bagi tubuh Anda, termasuk pengaruhnya yang besar pada kesuburan atau fertilitas.

Hormon ini sangat penting untuk sistem ovulasi sehingga akan berdampak langsung pada kesempatan untuk mendapatkan anak kedua.

Gangguaan hormon tiroid, baik hipertiroidisme atau kelenjar tiroid yang terlalu aktif maupun hipotiroidisme atau kelenjar tiroid yang kurang, keduanya dapat menyebabkan infertilitas.

9. Memiliki penyakit diabetes

Susah hamil anak kedua juga dapat disebabkan oleh penyakit diabetes yang membuat proses pembuahan dapat terganggu.

Saat seseorang mengalami penyakit ini di masa kehamilannya yang pertama, maka ada kemungkinan orang tersebut mengalami kesulitan untuk hamil lagi.

10. Gaya hidup tidak sehat

Penerapan gaya hidup yang tidak sehat, baik dari pihak suami ataupun istri juga dapat menjadi salah satu faktor, misalnya saja merokok. Pada pria, merokok dapat menjadi penyebab berkurangnya sperma.

Sedangkan pada wanita, merokok dapat menyebabkan rusaknya telur di dalam ovarium. Hal ini tentu saja berdampak secara langsung terhadap fertilitas yang terus menurun.

Selain merokok, minum minuman beralkohol juga sangat merugikan kesuburan Anda. Wanita yang sering minum alkohol dapat membuat produksi hormon estrogen dan progesteron mereka menurun serta kadar hormon prolaktin mereka meningkat. Hal ini menyebabkan adanya gangguan proses ovulasi.

Sedangkan pada pria, minum minuman beralkohol dapat menyebabkan menurunnya jumlah sperma, tingkat mobilitas sperma yang lambat, dan bentuk morfologi sperma yang buruk.

Demikianlah penjelasan mengenai penyebab susah hamil anak kedua yang banyak dialami oleh pasangan. Melakukan konsultasi dengan para ahli atau dokter kandungan adalah solusi terbaik untuk mengatasi penyebab susah hamil anak kedua.

Selain itu gaya hidup sehat juga dapat mempengaruhi kesehatan dan kesiapan Anda. Semoga bermanfaat!

Artikel Terkait: